Jakarta - Nazaruddin mengirimkan surat kepada Presiden SBY. Isinya dia rela dihukum seberat-beratnya, tanpa lewat pengadilan, asalkan anak istrinya tidak diganggu. Nazaruddin pun berjanji tidak mengobok-obok KPK atau Partai Demokrat. Hal ini bertentangan dengan apa yang selama ini disampaikan. Apakah ini strategi OC Kaligis (OCK) sebagai kuasa hukum, atau manuver Nazaruddin?
"Sama saja. Nazaruddin dan OC Kaligis kan di pihak yang sama," ujar anggota badan pekerja ICW, Emerson Yuntho kepada detikcom, Kamis (18/8/2011).
http://www.detiknews.com/read/2011/08/19/032505/1706438/10/surat-nazaruddin-strategi-oc-kaligis-atau-manuver-nazaruddin