EcoBALL Dapatkan laptop hanya dengan 99ribu rupiah

London Pun Mirip Jakarta 1998

London merupakan kota impian dan ibu kota Kerajaan Inggris dan Britania Raya yang dibangun Romawi di masa lampau yang disebut Londinium itu kini penduduknya terdiri dari berbagai macam etnik, budaya, dan agama serta berbicara dalam hampir 300 bahasa, menjadikannya kota paling kosmopolitan dan dinamis di dunia itu pun lumpuh.
Penduduk London biasa menyebut dirinya Londoner yang hidup secara damai dan memiliki tatak karma paling sopan di dunia dengan tiga kata sakti yang dimiliki nya "thanks you", "please", "sorry", itu pun pada sabtu lalu terusik dengan adanya kerusuhan yang menyebar ke berbagai kota lainnya seperti Enfield, Birmingham dan Manchester.
Pemicunya memang sangat sederhana ketika polisi awalnya menembak Mark Duggan. Tapi apa memang itu yang menjadi pemicunya atau masalah lainnya seperti kebijaksanan pemerintah David Cameron yang banyak memotong tunjangan sosial, biaya kuliah yang meningkat, atau pengguran yang makin tinggi dan masalah lainnya.
Akhirnya membuat penduduk London yang berjumlah sekitar 7,4 juta jiwa itu pun beraksi, meskipun tidak semua mereka turun ke jalan, hanya disayangkan polisi tidak dapat berbuat banyak, karena memang aturan di Inggris sangat ketat untuk urusan Hak Aazasi Manusia (HAM).

http://oase.kompas.com/read/2011/08/11/21411960/London.Pun.Mirip.Jakarta.1998