REPUBLIKA.CO.ID, LONDON - Menteri Dalam Negeri Theresa May telah menyerukan pertemuan dengan tiga perusahaan penyedia jejaring sosial dalam beberapa minggu mendatang, menurut media Inggris.
Banyak dari pelaku rusuh London, Inggris dilaporkan digunakan BlackBerry Messenger (BBM) untuk berkomunikasi. "Mereka ber-BBM untuk merancang kerusuhan," kata May.
Selain gratis, pesan BBM juga lebih pribadi dan instan. Sebuah survei terbaru menemukan bahwa 37 persen remaja Inggris lebih memilih smartphone BlackBerry ketimbang yang lain.
Twitter dan Facebook telah digunakan juga, meskipun situs tersebut juga telah digunakan untuk mengatur upaya pembersihan dan panggilan untuk perdamaian di tengah kerusuhan yang dimulai di London Tottenham.
http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/11/08/12/lpsq4a-jejaring-sosial-bakal-dilarang-di-inggris-ini-jawaban-facebook-dan-twitter