INILAH.COM, Jakarta - Bekas Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin terus bermanuver. Setelah mengaku terancam, kini dia mengajukan permohonan kepada Presiden SBY agar melindungi istri dan anaknya. Langkah Nazaruddin ini jelas bukan bebas nilai.
Meski di terali besi, Nazaruddin tak kehilangan akal untuk melakukan manuver. Setelah mengaku khawatir diracun selama di Rumah Tahanan, Nazaruddin kembali membuat kejutan. Dia mengaku lupa dan tidak megetahui apa-apa terkait kasus yang ia alami. "Saya nggak akan ngomong apa-apa, saya lupa semuanya. Saya tak tahu apa-apa. Saya ngaku salah," ujarnya usai diperiksa penyidik KPK di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (18/8/2011).
http://nasional.inilah.com/read/detail/1766588/membaca-makna-proposal-nazaruddin