VIVAnews - Keterangan yang disampaikan mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, mengejutkan publik dan berubah-ubah. Membantah sebelum kabur, menyerang dari pelarian dan kini pasrah menanggung lara sendiri.
Dalam konferensi pers bersama sejumlah petinggi Partai Demokrat, sebelum berangkat ke Singapura, ia membantah keras terlibat dalam kasus suap pembangunan Wisma Atlet di Palembang. Nazarduddin juga membantah mengenal Mindo Rosa Manulang, bawahan di perusahaannya yang saat itu sudah jadi tersangka dalam kasus ini.
Keterangan itu kemudian berubah. Nazaruddin menjadi garang dalam pelariannya ke berbagai negara. Dia menyebut sejumlah petinggi Partai Demokrat terlibat kasus suap itu. Dari Sekretaris Jenderal Partai Edhi Baskoro Yudhoyono, Sekjen Partai Demokrat, hingga Ketua Umum Anas Urbaningrum. Dia bahkan menyebut Anas menerima Rp100 miliar dari Hambalang, sebuah proyek pembangunan fasilitas olahraga di daerah Bogor. (Baca: Dua Wajah Anas)
http://nasional.vivanews.com/news/read/241702-istri-nazaruddin-bagian-dari-nego-kasus-