Kepulangan M Nazaruddin dengan pesawat carter bertarif Rp 4 miliar menuai kontroversi. Namun Menko Polhukam Djoko Suyanto menganggap hal itu bukan masalah. “So what?” ujarnya.
Hal itu disampaikan Djoko usai mengikuti rapat persiapan 17 Agustus di Istana, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (12/8/2011) saat wartawan menanyakan soal harga sewa pesawat kepulangan Nazaruddin yang selangit.
Menurut Djoko, apakah dana sebesar itu mahal atau tidak adalah relatif.
“Itu 22 jam, habis US$ 7 ribu sampai US$8 ribu per jam. Mahal kan? Belum yang lain-lain, untuk fee landing, fee navigation, mahal atau tidak itu relatif,” ujar mantan Panglima TNI ini.
“Ini bukan dari Nganjuk ke Solo, tapi dari belahan dunia lain,” lanjut Djoko.
Nazaruddin diterbangkan dari Bogota menuju Indonesia dengan pesawat carter Gulfstream. Pesawat yang membawa pria yang menjadi tersangka kasus suap Wisma Atlet Kemenpora itu telah lepas landas pada Kamis 11 Agustus pukul 17.15 waktu Kolombia atau Jumat pukul 05.15 WIB.
Nazaruddin pulang ke Indonesia ditemani tim penjemputan. Begitu sampai di Indonesia, Nazaruddin akan langsung diserahkan kepada KPK.
|dtc/tn|
http://panglima-ali.com/2011/08/nazaruddin-pakai-pesawat-carter-rp-4-m-djoko-suyanto-so-what/